Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Misbakhun Membantah Tudingan Andi Arief Terkait Artikel Asia Sentinel Soal Century

Gambar
Mukhamad Misbakhun | KONTAN/Arsy Ani Andi Arief, Wasekjen partai Demokrat, melalui tulisannya di Twitter menyebut politikus Partai Golkar Mukhamad Misbakhun sebagai dalang penerbitan artikel Asia Sentinel yang menyudutkan pemerintah era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan isu Misbakhun korupsi pada skandal Bank Century. Misbakhun mengungkapkan dirinya tak punya kuasa untuk menggerakkan media asing seperti yang dituduhkan Andi. Misbakhun menyebut dirinya bukan siapa-siapa. "Memangnya saya ini siapa kok sampai dianggap bisa menggerakkan media asing untuk menulis soal Century," tambahnya. Misbakhun menegaskan, rekam jejak John Berthelsen selaku penulis artikel tidak hanya menulis soal skandal Century. Berthelsen juga fokus mencermati skandal-skandal besar di negara lain. "Perihal tulisan di Asia Sentinel itu juga tidak sepenuhnya baru, karena sudah menjadi temuan audit investigasi BPK dan Pansus Angket DPR 2009-2014. Semua juga sudah terpublikasi," te...

Misbakhun : Masih Jelas Ingatan Saya Saat Ditahan Karena Centrury

Gambar
Anggota Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun | Kompas.com/Nabilla Tashandra Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, yang sempat ditahan atas tuduhan pemakaian Letter of Credit (L/C) palsu pada Bank Century, namun setelah diajukan Peninjauan Kembali (PK) oleh Makhamah Agung, kasus Misbakhun sudah dipastikan bebas secara murni dari semua tuduhan Misbakhun korupsi . Terbebasnya dari kasus Misbakhun , beliau tidak menjadi patah semangat dalam dunia politik yang di anggapnya keras, malah sebaliknya beliau menjadi seorang yang lebih berani lagi dan kuat dalam dunia yang saat ini dijalani. "Saya yang kuat di isu keuangan, sempat dipinggirkan di Komisi II (pemerintahan) karena tuduhan Misbakhun korupsi . Saya tetap bersemangat, tetap serius. Tetapi tax amnesty macet, akhirnya saya sendiri diminta masuk lagi ke Komisi Keuangan untuk mengurusinya," ujar Misbakhun. "Tapi ingat juga. Kalau di medan perang, ada peribahasa, kill or to be killed. Kalau di politik Indonesia, ...

Yusril : Kasus Yang Menimpa Misbakhun Tidak Terkait Korupsi

Gambar
Yusril Ihza Mahendra | FOTO/Koransulindo.com Yusril Ihza Mahendra, mengatakan bahwa kasus Misbakhun yang terjadi dan harus menjalani hukuman, tidak ada kaitannya dengan Misbakhun korupsi . Namun, banyak masyarakat menganggap itu sebagai kasus Misbakhun korupsi .  "Termasuk oleh SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono)," kata Yusril, pada saat acara launching buku Misbakhun berjudul "Melawan Takluk", Senin (15/10) di Jakarta. Yusril menjelaskan, motif politik dalam kasus Misbakhun sudah sangat jelas. Dia menilai, kasus letter of credit (L/C) yang dituduhkan ke Misbakhun itu aneh. Seorang komisaris perusahaan dituntut bertanggungjawab. “Ini terlalu jauh dalam mengeluarkan LC, komisaris dituduh ikut serta melakukan,” jelasnya. Yusril menegaskan, bahwa kasus Misbakhun itu terjadi karena Misbakhun sangat lantang bersuara dalam mengungkap dan meminta skandal Bank Century dibawa ke ranah hukum pada saat menjadi anggota DPR. Menurutnya, sampai saat ini tida...